Membuat Kalkulator Dasar dengan Logika c++

Membuat Kalkulator Dasar dengan Logika c++
Publish

Gampang Banget! Yuk, Bikin Kalkulator Sederhana Sendiri Pakai C++ (Cocok Buat Pemula)

Halo teman-teman! Siapa di sini yang merasa C++ itu bahasa pemrograman yang super ribet, penuh simbol, dan bikin pusing tujuh keliling? Tenang, kamu enggak sendirian!


Tapi, tahukah kamu? Salah satu cara paling asyik dan paling cepat untuk menguasai bahasa baru adalah dengan membuat proyek kecil yang fun dan bermanfaat. Dan apa yang lebih bermanfaat daripada sebuah kalkulator?


Kalkulator ini adalah gerbang utama kamu menuju dunia pemrograman. Kalau kamu berhasil membuat kalkulator ini berjalan, artinya kamu sudah menguasai dasar-dasar input, output, variabel, dan yang paling penting: decision making (logika if/else atau switch) di C++.


Siapkan kopi atau teh kamu, duduk yang manis, dan mari kita mulai bikin kalkulator dasar 4 operasi (+, -, *, /) yang super gampang ini!

Persiapan Alat Tempur

Sebelum kita mulai ngoding, pastikan kamu sudah menyiapkan:

  1. Editor/IDE C++: Bisa pakai Visual Studio Code, Code::Blocks, Dev C++, atau bahkan compiler online.

  2. Semangat: Ini yang paling penting!

Kita akan menggunakan struktur dasar C++ dengan header iostream untuk menangani input dan output ke layar (terminal).

Langkah 1: Merancang 'Bahan Baku' (Variabel)

Dalam membuat kalkulator, kita perlu tiga wadah utama untuk menyimpan data: dua wadah untuk angka (operand) dan satu wadah untuk jenis operasi (operator).


Karena kita mau kalkulator ini bisa menghitung angka berkoma (desimal), kita akan menggunakan tipe data double untuk angka. Untuk operator, kita pakai char.


Tulis kode pembuka dan deklarasi variabel ini:

#include <iostream>
using namespace std;

int main() {
    // Dua angka (double agar bisa menampung desimal)
    double angka1, angka2, hasil;
    // Operator (+, -, *, /)
    char op;

    cout << "===== Kalkulator Sederhana C++ =====" << endl;

    return 0; 
}

Penjelasan Singkat:

Kita udah punya wadah kosong bernama angka1, angka2, hasil, dan op. Sekarang tinggal kita isi!

Langkah 2: Mengambil Input dari Pengguna

Saatnya kita "ngobrol" dengan pengguna (atau diri sendiri) lewat terminal. Kita harus menanyakan operasi apa yang mau mereka lakukan, lalu meminta dua angka yang akan dihitung.


Tambahkan kode ini di bawah baris cout yang sudah kamu buat:

    cout << "Masukkan Operator (+, -, *, /): ";
    cin >> op; // Memasukkan operator ke variabel op

    cout << "Masukkan Angka Pertama: ";
    cin >> angka1; // Memasukkan angka pertama

    cout << "Masukkan Angka Kedua: ";
    cin >> angka2; // Memasukkan angka kedua

Sampai tahap ini, program kita sudah berhasil menyimpan semua informasi yang dibutuhkan dari pengguna. Ibaratnya, kita sudah mencatat pesanan di buku warung.

Langkah 3: Otak Kalkulator (Menggunakan Logika switch)

Ini adalah bagian paling seru! Kita akan menggunakan struktur kontrol switch. Kenapa switch? Karena lebih rapi dan gampang dibaca daripada pakai banyak if-else if.


switch ini kerjanya seperti lagi milih menu di warteg. Kamu tunjuk menunya (operatornya), terus program akan menjalankan aksi yang sesuai dengan menu itu.

    switch (op) {
        case '+':
            hasil = angka1 + angka2;
            break;
        case '-':
            hasil = angka1 - angka2;
            break;
        case '*':
            hasil = angka1 * angka2;
            break;
        case '/':
            // CATATAN PENTING: Perlu pengecekan pembagian dengan nol!
            if (angka2 != 0) {
                hasil = angka1 / angka2;
            } else {
                // Kasus kalau angka kedua nol
                cout << "Error: Tidak bisa membagi dengan nol!" << endl;
                return 1; // Keluar dari program dengan error code 1
            }
            break;
        default:
            // Jika operator yang dimasukkan enggak ada di daftar
            cout << "Error: Operator tidak valid!" << endl;
            return 1;
    }

Poin Kunci di sini:

  1. Setiap case menjalankan operasi matematika sesuai operator.

  2. break; sangat penting! Itu menandakan program selesai menjalankan aksi di case itu dan keluar dari blok switch.

  3. Kita menyertakan penanganan Error untuk pembagian dengan nol. Ini penting banget! Kalau kamu bagi angka dengan 0, program bisa crash atau menampilkan hasil yang enggak jelas.

Langkah 4: Menampilkan Hasil Akhir

Setelah semua perhitungan selesai dan hasilnya sudah tersimpan rapi di variabel hasil, tugas terakhir kita adalah memamerkan hasilnya ke pengguna.


Kita tempatkan ini di luar blok switch:

    // Kita tampilkan hasil operasi
    cout << "\nHasil dari " << angka1 << " " << op << " " << angka2 << " adalah: " << hasil << endl;

    return 0;
}

Kita sengaja membuat tampilan outputnya jadi cantik dan informatif, misalnya: "Hasil dari 10 + 5 adalah: 15." Ini membuat pengguna tahu operasi apa yang baru saja dilakukan.


Kode Kalkulator C++ Lengkap

Ini adalah rangkuman dari semua kode yang sudah kita buat. Coba copy-paste ke IDE kamu dan jalankan!

#include <iostream>
using namespace std;

int main() {
    double angka1, angka2, hasil;
    char op;

    cout << "===== Kalkulator Sederhana C++ =====" << endl;

    // Langkah 2: Mengambil Input
    cout << "Masukkan Operator (+, -, *, /): ";
    cin >> op; 

    cout << "Masukkan Angka Pertama: ";
    cin >> angka1; 

    cout << "Masukkan Angka Kedua: ";
    cin >> angka2; 

    // Langkah 3: Otak Kalkulator (Logika Switch)
    switch (op) {
        case '+':
            hasil = angka1 + angka2;
            break;
        case '-':
            hasil = angka1 - angka2;
            break;
        case '*':
            hasil = angka1 * angka2;
            break;
        case '/':
            if (angka2 != 0) {
                hasil = angka1 / angka2;
            } else {
                cout << "Error: Tidak bisa membagi dengan nol!" << endl;
                return 1;
            }
            break;
        default:
            cout << "Error: Operator tidak valid!" << endl;
            return 1;
    }

    // Langkah 4: Menampilkan Hasil
    cout << "\nHasil dari " << angka1 << " " << op << " " << angka2 << " adalah: " << hasil << endl;

    return 0; 
}

Tips Tambahan Biar Program Makin Keren

  1. Kenapa Pakai double? Selalu gunakan double atau float untuk kalkulator dasar kecuali kamu yakin hasilnya pasti bilangan bulat (int). Kalau kamu pakai int dan memasukkan 10 / 3, hasilnya akan jadi 3, bukan 3.333, dan itu enggak akurat.

  2. default: itu Penjaga Gerbang: Bagian default: pada switch itu penting banget! Dia berfungsi menangkap semua input operator yang ngaco (misalnya pengguna input & atau #). Program kita jadi lebih tangguh!

  3. Tantangan Lanjutan: Kalau kamu sudah berhasil, coba tambahkan operasi modulus (%) atau fungsi sqrt() (akar kuadrat) ke kalkulator ini. Tentu saja, kamu harus menambahkan header <cmath> untuk fungsi matematika yang lebih kompleks!

Penutup

Gimana, gampang banget kan?


Selamat! Kamu baru saja berhasil membuat program C++ pertamamu yang fungsional dan punya logika pengambilan keputusan sendiri. Kamu sudah melihat bagaimana variabel menyimpan data, bagaimana kita mengambil input dari dunia luar (pengguna), dan yang paling penting, bagaimana menggunakan logika switch untuk menentukan alur program.


Jangan pernah takut sama kode C++ yang terlihat panjang. Anggap saja kamu lagi merakit LEGO. Setiap baris punya fungsi spesifik. Teruslah mencoba, dan jangan sungkan untuk bongkar pasang kode ini sampai kamu benar-benar paham! Happy coding!

Komentar (0)

Silakan login untuk memberikan komentar

Login

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!